Mengalami Amerika (1): Dignity Sculpture

Cerita ini terjadi pada akhir pecan kemarin. Saya dan istri saya mengadakan perjalanan ke kota kecil bernama Lower Brule di negara bagian South Dakota. Jarak dari rumah kami sekitar 510 Km dan kami tempuh sekitar enam jam lebih. La sebetulnya untuk apa kok pergi jauh-jauh ke kota kecil dan terpencil?

Lewat Facebook saya berkenalan dengan seseorang dari kota ini. Ya betul, lewat Facebook. Dari namanya, Vincent Suparman Scj, saya yakin dia pasti dari Indonesia. Selidik punya selidik ternyata benar dia dari Indonesia. Malah kami lulus dari universitas yang sama di Yogya. Yang mengundang tanya itu, “Mengapa dia tinggal di sana?” Wah, ternyata dia adalah seorang pastur yang mengabdi dan melayanyi penduduk asli, suku Indian yang tinggal di daerah pemukiman.

Lewat Facebook saya berkali-kali mengundang Vincent untuk mampir ke rumah kami di Minneapolis, Minnesota. Saya tidak yakin kalau dia punya kesempatan mengingat padatnya tugas yang harus dikerjakan. Tapi perjumpaan darat itu bener-bener terjadi dua bulan lalu. Vincent mampir ke rumah saya walau hanya semalam. Dia dalam perjalanan pulang, nyetir sendirian dari kota Milwaukee di negara bagian Wisconsin. Dengan mampir ke rumah saya dia bisa membagi perjalanannya sehingga tidak melelahkan.

Saya merasa beruntung dan bersyukur ada orang dari Indonesia yang bersedia mampir di rumah saya. Degnan cepat kami merasa seperti saudara dan merasa nyaman ngobrol dalam bahasa Indonesia. Untuk Vincent saya sajikan sate daging sapi sehingga menambah suasana seakan di Indonesia. Dan ketika Vincent mengundang saya untuk mengunjunginya di South Dakota, saya langsung bersedia untuk melakukannya. Sudah lama saya ingin mengenal suku Indian secara lebih dekat dan kesempatan itu terjadi akhir pekan kemarin. Di kota Lower Brule ada pesta suku Indian yang disebut pow wow dan kami ingin menyaksikannya. Selain itu kami juga ingin merayakan pesta ulang tahun perkawinan kami yang ke 23.

Dengan bantuan mapquest kami menemukan jalur yang paling singkat. Vincent sebagi tuan rumah yang baik, bersedia menjemput kami di rest area (tempat istirahat) di dekat kota Chambelain. Walaupun sebetulnya tidak perlu karena kami bisa langsung ke kotanya. Rest area itu terletak di pinggir jalan utama. “Di sana ada Dignity sculpture” katanya lewat tilpun. Saya tidak begitu mengerti maksudnya. Pokoknya saya akan keluar di rest area di kota Chamberlain.

Ternyata Dignity sculpture itu suatu tampilan yang sangat memukau. Nama patung ini bisa saja diterjemahkan dengan “patung martabat” atau “patung harga diri”. Tetapi, rasanya akan punya makna yang tidak sama. Jadi saya tetap memakai nama “Dignity sculpture”. Sayang sekali waktu kami tiba di sana sudah gelap dan tidak bisa ambil foto. Ada puluhan orang di sana malam itu, termasuk Vincent. Pada perjalanan kembali ke Minnesota, kami sempatkan mampir di sana. Rest area ini tidak seperti rest area biasanya. Selain patung yang megah setinggi 16 meter, dengan latar belakang sungai Missouri itu, dibangun juga tembok dengan daftar para pejuang yang gugur di medan perang.

Dale Lamphere yang merancang Dignity sculpture mengatakan, “Saya bermaksud untuk memiliki patung yang berdiri sebagai symbol abadi akan keyakinan kita bersama bahwa kita berada di tempat yang sakral dan kita semua adalah sakral.”

Sebuah museum dipersembahkan untuk penjelajah dari Eropa pada pertengahan abad 19 untuk menanklukan dataran amerika. Aneka jenis binatang buas yang mereka temui waktu itu dipajang di museum ini termasuk serigala, kelinci, dan bison.

Dari rest area ini kami mengikuti Vincent pergi ke Lower Brule yang hanya memerlukan waktu setengah jam. Dia langsung mengantar kami ke tempat pesta pow wow, tetapi acara pas selesai karena sudah jam 11 malam dan kami harus kembali hari berikutnya. Cerita tentang pesta pow wow akan saya tuliskan di lain kesempatan.

Oleh: Api Sulistyo

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s