Mengalami Amerika (8): Mari Melihat Tatanka

Oleh: Api Sulistyo

Cerita ini bagian dari kunjungan kami ke Lower Brule, South Dakota, Amerika dua minggu yang lalu. Selain menyaksikan tarian powwow, Romo Vincent juga mengantar kami ke beberapa tempat yang menarik. Tempat pertama yang kami kunjungi adalah sebuah danau bagian dari Iron Nation Recreation Area yang dikelola oleh Biro Urusan Masyarakat Indian (Bureau of Indian Affair). Tempat ini tidak lebih dari 20 menit dari pusat keramaian kota Lower Brule. Istri saya tentu saya senang sekali bisa bermain kayak di tempat ini walaupun cuaca tiba-tiba mendung, gelap, dan kilat menyala. Baru pertama kali dia bermain kayak di negara bagian South Dakota. Sebetulnya saya mengharap Romo Vincent mencoba main kayak juga, tetapi hujan mulai turun dan kami harus cepat-cepat pergi.

Kami sempat juga berhenti di sungai kecil yang menjadi tempat favoritnya Romo Vincet untuk mancing. Kalau cuaca mengijinkan dia sering pergi sendirian untuk mancing di tempat ini. “Banyak ikan lele di sini. Besar-besar,” katanya penuh semangat. Dan sering kali ikan itu dibawa pulang untuk digoreng.

Romo Vincent di tempat mancingnya

Dalam perjalanan kembali ke pusat keramaian kami diantar ke tempat istimewa, The Overlook. Tiba-tiba kami berdua menjadi sangat excited karena dari tempat itu kami bisa melihat tatanka atau bison. Tatanka dalam bahasa suku Lakota artinya ‘big beast’. Saya selalu tertarik untuk melihat mereka secara langsung. Agak takut tetapi kagum juga. Kami tidak mengira bahwa akan ada kesempatan melihat bison.

Sesuai dengan namanya, The Ovelook itu terletak di bagian atas suatu bukit. Dari saya kami bisa melihat kota Lower Brule dengan latar belakang sungai Missouri yang perkasa itu. Hujan mulai turun cukup deras ketika kami sampai di tempat parkir. Tidak ada orang lain di sana kecuali kami bertiga. Tiba-tiba di pojok salah satu tempat parkir saya melihat dompet kulit warna coklat. Sedikit basah karena hujan dan kelihatan penuh dengan kartu kredit serta ada SIM juga. “Jangan sentuh dompet itu,” Romo Vincent melarang kami. Saya usul untuk dibawa ke kantor polisi saja. Tetapi itu berarti kita harus menyentuhnya. Akhirnya kami putuskan untuk pergi ke kantor polisi untuk lapor sementara saya menunggu di tempat parkir supaya dompet tidak diambil orang.

Romo Vincent dan istri saya pergi ke kantor polisi terdekat. Tetapi beberapa menit kemudian sudah kembali lagi. “Kantor polisi buka tapi tidak ada orang,” jelasnya. Untung dia kenal seorang polisi bernama Jeff. Sayangnya Jeff sedang tidak bertugas hari itu. Dia berjanji akan mengirim temannya yang sedang tugas.

Kulwicasa Oyate = We Are all Related.

Mobil polisi datang. Seorang yang tinggi, besar, tegap, dan berseragam resmi keluar dari SUV (sport utility vehicle) khusus untuk kepolisian setempat. “You are calling us?” tanyanya kepada saya dengan suara dalam. Kebetulan memang saya yang duduk di kursi sopir di mobil kami. Akhirnya Romo Vincent menjelaskan situasinya dan polisi itu mengambil dompet dan bilang, “Thank you,” terus masuk mobilnya. Saya amati dia memeriksa dompet dan mengoperasikan komputernya. Kamipun memutuskan untuk pergi dari The Overlook dan tidak sempat melihat Tatanka. Mungkin karena hujan sehingga bison pada berteduh di bawah pepohonan.

Hari berikutnya, sebelum kami kembali ke Minnesota, kami masih ingin mencoba lagi untuk bisa melihat tatanka. Kami naik mobil menyusuri jalan di pinggir sungai dan taman di mana tatanka bebas berkeliaran. Romo Vincent mengatakan bahwa jumlah mereka antara 60 sampai seratus ekor. Sementara saya konsentrasi nyopir, tiba-tiba istri saya berteriak, “Saya melihat bison.” Saya segera menghentikan mobil dan mencoba melihat tatanka yang sedang merumput di atas bukit. Jaraknya agak jauh dari kami, tapi paling tidak kami merasa puas bisa melihat mereka. Mungkin tahun depan ada kesempatan yang lebih baik. Bisa melihat mereka dari jarak dekat.

Tatanka merumput di atas bukit.

Salah satu foto untuk cerita ini saya unggah dari website yang diasuh oleh Kevin Costner, maha bintang film, Dances with Wolves. Saya yakin banyak pembaca yang pernah melihat film yang sarat dengan sejarah itu.

 

Foto tatanka diunggah dari website ini:

https://www.google.com/search?q=tatanka+bison&source=lnms&tbm=isch&sa=X&ved=0ahUKEwiXkciv_vjVAhUk6YMKHd5OA3oQ_AUICigB&biw=1366&bih=613#imgrc=va4ypyPom5Q2dM:

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s