Mengalami Amerika (19): Inikah Musim Kesayangan Anda?

Oleh: Api Sulistyo

“Daun yang gugur telah lama kering. Namun nostalgia bersamamu tak pernah gersang.”

Mawar Asuahan Rembulan – Bimbo.

Saya baru saja melewatkan akhir pekan di sebuah penginapan di pinggir danau di luar kota Minneapolis, Minnesota, USA. Kesempatan semacamini sebetulnya sangat lumrah mengingat negara bagian Minnesota terkenal dengan julukan, negara bagian dengan 10,000 danau (the state of 10,000 lakes). Saat saya menapaki daun-daun kering dan menikmati indahnya musim gugur, bagian dari lirik lagu ‘Mawar Asuhan Rembulan,” di atas sering hadir di benakku. Daun warna-warni menyajikan pemandangan yang menakjubkan. Foto-foto yang saya tampilkan di sini tidak bisa mewakili pesona musim gugur di Minnesota. Tetapi paling bisa menjadi bagian darinya.

Banyak orang di Minnesota mengatakan bahwa musim gugur adalah musim kesayangan mereka. Saya bisa mengerti. Selain pemandangan yang mempesona, suhu udara di musim gugur biasanya sangat nyaman, sejuk dan segar. Tetapi sebetulnya setiap musim menyajikan daya pikat masing-masing. Musim semi adalah lambing kegairahan hidup baru. Musim panas membawa banyak kesenangan. Dan musim dingin menyajikan keindahannya sendiri. Mungkin kita perlu mengasah kemampuan kita untuk mengapresiasi setiap musim yang kita lewati.

 

Copyright2017@StorylighHouse. All Rights Reserved.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s