Mengalami Amerika (24): Jalan Darat Adalah Solusi Kami

Oleh: Api Sulistyo

Alex, Jason (pelatih), dan Michele.

Musim panas tahun ini, 2017, keluarga kami mendapatkan ‘nice surprise’ tentang anak kami, Alex Sulistyo. Salah satu pelatihnya dalam bidang loncat indah (diving), yang bernama Jason, menyampaikan bahwa Alex masuk kwalifikasi untuk bertanding di tingkat nasional. Untuk beberapa saat saya pribadi tidak yakin bahwa berita ini benar. Alex baru dua tahun menekuni dunia loncat indah. Masak dia masuk kwalifikasi tingkat nasional? Yang bener aja?! Eh, ternyata berita itu benar dan tentu kami sangat senang. Temannya di klub loncat indah, Michele, juga masuk kwalifikasi. Mereka berdua mewakili state (negara bagian) kami, Minnesota.

Kompetisi diadakan di “the Ohio State University” di kota Columbus, negara bagian Ohio. Istri saya, Tami, dan saya ingin sekali melihat langsung pertandingan ini. Tetapi, kami tinggal di negara bagian Minnesota. Lokasi pertandingan ini sekitar 1200 Km dari rumah kami. Kalau naik pesawat tentu akan mahal karena masih harus sewa hotel, mobil, makan dst. Kalau mau naik mobil kok ya jauh sekali. Pikir punya pikir akhirnya kami memutuskan untuk jalan darat bertiga: Tami, saya, dan Alex. Supaya nyaman kami memaki van kami.

Berhenti untuk isi bensin dan beli kopi panas.

Setelah persiapan seperlunya, kami memulai perjalanan darat pada jam 8:30 malam hari Jumat, akhir Juli. Tak lupa kami angkut kayak istri saya karena dia ingin berkayak di Onio. Secara bergantian nyopir, kami melaju ke arah timur melewati negara bagian Wisconsin, Illinois, Indiana, dan masuk ke Ohio. Kami berhenti beberapa kali untuk isi bensin, beli makanan/minuman, ke kamar kecil, dan meluruskan tulang-tulang kami. Kami disambut oleh matahari terbit di negara bagian Indiana. Kopi panas terasa nikmat sekali dan memberikan tenaga baru. Setelah dua belas jam, akhirnya kami sampai juga di hotel tempat kami menginap yang terletak sekitar 15 menit dari kampus Ohio State University. Sebetulnya saya sudah beberapa kali mengunjungi kampus ini untuk merekruit lulusan di jurusan computer science (ilmu komputer). Bahkan sepupu saya dan beberapa teman juga lulus dari kampus ini.

Ratusan peloncat indah ikut ambil bagian dalam kompetisi. Di kelompok umurnya Alex, ada 40 peserta dan persaingan begitu ketat. Kebanyakan sudah berlatih lebih dari lima tahun. Akhirnya dia menduduki peringkat ke 16. Kami sangat senang dengan keberhasilannya. Semoga tahun depan bisa masuk kwalifikasi lagi dan meningkatkan peringkatnya.

Selain menonton pertandingan, kami juga sempat jalan-jalan di taman, naik kayak di sungai Olentangy, dan menikmati makanan di restoran setempat. Semoga lokasi pentandingan tahun depan juga bisa dijangkau dengan jalan darat. Jalan tol atau bebas hambatan adalah salah satu karakteristik negara maju. Sejauh saya tahu, semua negara maju memiliki infrastruktur yang memadai karena sangat berguna bagi mobilitas barang, jasa, serta masyarakat. Tidak benar bahwa infrastruktur yang baik hanya menguntungkan orang kaya atau para pembisnis. Semua anggota masyarakat diuntungkan dengan adanya infrastrutur.

 

 

Copyright@1027StoryLighthouse. All Right Reserved.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s